Perjuangan Doni Terhenti karena Kerusakan Mesin

October 25, 2007 at 2:18 pm (Olahraga)

Sepang, Kompas – Penampilan perdana Doni Tata Pradita di kelas 250 cc GP Malaysia, Minggu (21/10), berakhir sebelum garis finis. Kerusakan mesin Yamaha TZ 250 yang digunakannya memaksa Doni meninggalkan lintasan dan kembali ke paddock, empat lap sebelum lomba sepanjang 20 putaran di Sirkuit Sepang ini berakhir.

Doni yang start di urutan ke-26 dari 26 peserta memulai lomba dengan baik dan sempat berada di urutan ke-24. Memasuki lap ke-16 terjadi kerusakan mesin sehingga motor tak dapat dipacu dan memaksa Doni menghentikan lomba.

“Ini kerusakan teknis karena reed valve di silinder kedua patah. Tadi malam katup itu sudah dicek dan diganti, tetapi kelihatannya material katup itu kurang baik,” ujar Hamzah, Kepala Mekanik Tim Yamaha Indonesia. Menurut dia, upaya mencari setelan motor terbaik telah dilakukan maksimal pada motor yang spesifikasinya terakhir kali dikembangkan pada tahun 2002-2003 ini.

Doni mengatakan, dirinya sudah berusaha maksimal sejak start, namun kerusakan itu membuat dirinya tak dapat memacu motor lebih kencang. “Saya harap ada pengembangan motor yang lebih bagus lagi supaya lebih maksimal,” ujarnya.

Seusai GP Malaysia, Doni mengatakan akan berdiskusi dengan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) soal lomba yang akan dijalaninya tahun depan. “Saya terikat kontrak dengan Yamaha. Inginnya sih tetap tampil di MotoGP, yang peluang berkembangnya jauh lebih baik,” ujar Doni.

Menurut Manajer Tim Yamaha Indonesia Edmond Cho, rencana Doni ke depan akan dibahas dalam pertemuan antara YMKI dan Yamaha Motor Co (YMC) Jepang. “Saya juga berharap tim ini dipertahankan turun di MotoGP. Namun, untuk itu perlu pengembangan motor,” ujar Cho.

Kurang kompetitif

Manajer Motor Sport Department YMKI Herry BK mengatakan, pihaknya sejak awal telah menyadari motor TZ 250 kurang kompetitif dibandingkan dengan peserta lain. Namun, sejak pertama kali mengendarai motor itu, Doni kini mampu mencatat waktu dua detik lebih baik dengan stabil.

“Kami sejak awal tidak menargetkan prestasi di penampilan perdana Doni. Ini proses belajar yang harus dilewati, dan dia sudah mampu tampil konstan meski dalam kondisi kurang sehat,” ujar Herry.

Herry memastikan YMKI akan tetap mendukung Doni tampil di MotoGP. “Sekitar 75 persen keputusan ada di YMKI. Namun, kami membutuhkan dukungan YMC untuk pengembangan motor. Kami akan mencari keputusan terbaik,” ujarnya.

Post a Comment